Sholawat Asyghil

Sholawat Asyghil merupakan salah satu sholawat yang kerap didengar oleh masyarakat Muslim khususnya warga Nahdliyin di Tanah Air.  Sholawat ini juga masyhur dengan sebutan sholawat Habib Ahmad bin Umar Alhinduan Ba ‘Alawy (w.1122 H). Hal tersebut karena sholawat ini termasuk bacaan sholawat yang dihimpun dalam kitabnya Alkawakib Almudhi’ah fi Zikris Shalah ‘ala Khairil Bariyyah. 

Dikutip dari laman pecihitam.org, keutamaan Sholawat Asyghil, selain memohonkan shalawat dan salam atas Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, keluarga, dan sahabatnya, juga bertujuan meminta kepada Allah agar umat Islam diselamatkan dari kejahatan orang-orang yang zalim.

Selain dikenal sebagai Sholawat Asyghil, shalawat ini juga ada yang menyebutnya dengan nama Sholawat Zhalimin, Sholawat Salimin, Sholawat Sibuk, Sholawat Mlipir, dan lain-lain. Sholawat Asyghil ini awalnya merupakan sholawat yang kerap dipanjatkan oleh Imam Ja’far ash-Shadiq (wafat 138 H). Adapun Habib Ahmad bin Umar Alhinduan Ba ‘Alawy, konon, hanya mencantumkan sholawat tersebut dalam kitabnya.

Berikut adalah lirik Sholawat Asyghil: 


Allahumma sholli ‘ala sayyidina muhammad wa asyghilidz dzolimin bidz dzolimin wa akhrijna min bainihim salimin wa ‘ala alihi wa shohbihi ajma’iin. 

Artinya: "Ya Allah, berikanlah shalawat kepada pemimpin kami Nabi Muhammad, dan sibukkanlah orang-orang dzalim dengan orang dzalim lainnya. Selamatkanlah kami dari kejahatan mereka. Dan limpahkanlah shalawat kepada seluruh keluarga dan para sahabat Nabi SAW.”



Post a Comment

0 Comments