Mencintaimu adalah Segalanya

Menemukanmu adalah sebuah karunia dari Allloh swt, tidak ada yang tahu mengapa kita dipertemukan Alloh. Dengan hanya kenal dalam beberapa bulan, kita langsung menikah. Dan aku hanya orang yang tidak memiliki apa-apa, memulai dari nol, hanya sekedar pegawai bank biasa, kalau orang awam biasa menyebut dengan “tukang kredit”, yang hanya memberimu nafkah seadanya. Berbeda dengan bayangan orang-orang, bahwa pegawai bank adalah orang kaya, banyak uang. Engkau menemaniku dari nol, dari yang mulai memiliki, menempati posisi puncak sampai kembali nol lagi. Karena aku yakin mencintaimu segalanya.


Pernikahan adalah sebuah awal mulainya hidup baru, dari dua karakter yang berbeda, yang berupaya melakaukan hidup bersama. Dan aku yakin menikah bukan untuk menyamakan karakter, namun bagaimana kita bisa saling melengkapi, saling mendukung, dan saling menerima.

Diammu adalah Sedihku

Aku sangat menyukai dengan kebawelanmu, cerewet, suka dengan omelan manismu, apalagi seperti aku yang terbiasa melakukan semuanya dengan seenaknya. Meletakkan baju yang telah terpakai berhari-hari tergantung di gantungan baju, sholat yang sering aku lakukan di akhir waktu, merokok, dan banyak lainnya.



Dan... yang pasti, aku selalu mencintaimu, dalam bentuk apapun dirimu, dengan cerewetmu, aku bisa berhijrah, mulai bisa belajar mendengarkan orang lain, khususnya orang tua, menerima dengan keadaan dan selalu mencintaimu. Dan yang utama bisa lebih mengutamakan ibadah dan keluarga kita.

Tau nggak?. Rumah bakalan sepi tanpa adanya dirimu, dan aku sudah terbiasa degan mulut ramaimu. Dan yang pasti dengan adanya dirimu, salah satunya yang membuat aku bisa semangat untuk hidup, dan terus berjuang.

I Love You....

Putri Cantikmu adalah Fotocopymu

Tahun 2004, tahun 2006 dan tahun 2010 adalah tahun anugrah bagiku, karena hadirmu dalam hidupku dan hadirnya bintang dan bulanku yang hadir diantara kita. Denganmu istriku, memberi nuansa terindah, yang membuatku kuat untuk meraih asa kita.

Putri Cantikmu adalah Fotocopymu

Dan dengan cerewetmu, kita bisa mendaftar haji, dan aku masih berupaya untuk tetap menulis, agar kita bisa mengajak serta orang tua dan anak-anak untuk umroh. Kalau ditanya kapan waktunya?. Biarkan Alloh yang menentukan.

Engkau CEO Bisnis dan Kekuatan Keluarga Kita

Taukah engkau istriku, bahwa setelah hijrah dari dunia perbankan, aku semakin menyadari, bahwa engkau lah inti dari keluarga kita. Kalau kita diberikan rejeki uang banyak, semua itu adalah hakmu, untukmu. Bahkan setelah kita mulai membuka bisnis dari nol, ternyata engkau lah kunci dan otak berhasilnya bisnis kita. Dan semua hasil dari bisnis kita adalah untukmu.

Engkau CEO Bisnis dan Kekuatan Keluarga Kita


Semoga apa yang aku lakukan bisa segera menghasilkan dan usaha kita bisa segera scale up.

Love You Istriku....

Post a Comment

0 Comments