Selamat Datang Tahun 2017

Catatan Tahun 2016

Puji syukur selalu kepada Alloh SWT Yang Maha Cinta dan Maha Sayang kepada kami, sehingga kami masih diberikan keanugrahan untuk selalu bersyukur kepada-Nya. Di penghujung tahun 2016 tidak banyak yang bisa saya sampaikan kecuali ungkapan syukur yang besar sekali atas segala kenikmatan rezeki, kenikmatan sadar akan Iman untuk kembali selalu pada-Nya.

Mendekati tahun 2016 yang akan berakhir, saya bersama keluarga tidak ada dan memang tidak pernah memiliki rencana menghabiskan waktu di akhir malam sampai pagi, namun yang berbeda di tahun ini saya hanya ingin menikmati akhir tahun 2016 bersama keluarga kecil saya dengan berkeliling kota dan makan sore dengan rezeki halal dari Alloh.

Bisa dibilang tulisan ini adalah refleksi di tahun 2016 dan harapan saya di tahun 2017 nanti. Bisa juga dibilang tulisan ini menggambarkan tentang kenikmatan kuliner. Ya semuanya bisa jadi.

Di sore tadi pun, saya mengajak anak-anak selain jalan-jalan juga menikmati kuliner di belakang ruko tempat usaha saya, meskipun hanya kuliner bebek, namun rezeki dari Alloh itu luar biasa, nikmat banget.

Nikmatnya nasi bebek
Nikmatnya nasi bebek

Begitu juga dengan anak-anak, dengan senyum renyahnya, dan kegembiraan di akhir tahun membuat saya dan istri sangat terhibur. Kegembiraan dan kebahagian inilah yang kami cari dan kami miliki. Berbeda dengan dahulu, saat saya masih mengejar dunia semata-mata, berharap mendapatkan uang yang lebih sampai meninggalkan keluarga hanya untuk hitungan rupiah yang setelah dikalkulasi tidak mendapatkan apa-apa, bahkan bisa dikatakan minus. Namun sekarang Alhamdulillah setelah murni kembali ke jalan Alloh dan hanya berdagang, yang mungkin dimata orang-orang sangat sepele, namun kami sangat bahagia, dan ternyata rezeki tidak murni uang semata. Bisa selalu berkumpul bersama keluarga itu juga rezeki yang tiada terhingga.

Kegembiraan bersama merekalah yang dicari, bisa menemani mereka disaat mereka membutuhkan waktu kami, perhatian dan kasih sayang, mungkin hal ini tidak bisa diukur dengan materi, namun kami yakin bahwa semua yang kami curahkan meskipun tidak untuk saat ini, namun kami akan memetiknya suatu saat nanti sebagai ladang investasi kami diakhirat. Inshaallah.

Sebagai instropeksi di tahun 2016, dan cermin agar tidak terulang adalah:
  1. Jangan berharap pada manusia, berharapnya hanya pada Alloh semata.
  2. Jangan berburuk sangka pada orang lain apalagi pada Alloh.
  3. Jangan lagi telat apalagi telat sholat...sedih banget, dulu kerja aja diusahain datangnya sebelum jam masuk, lha pas sholat molor-molor waktunya...sedih banget waktu mengingat masa itu. Kalau sekarang belajar untuk selalu on time.
Selain catatan itu, namun di tahun 2016 ini ada hal menggembirakan yang sangat luar biasa:
  1. Alhamdulillah usaha mulai berjalan dengan baik dan cukup untuk menghidupi kami sekeluarga.
  2. Saya bisa meluangkan waktu untuk menulis meskipun hanya tulisan kecil.
  3. Yang luar biasa adalah dikenalkan Alloh pada orang-orang yang bisa mengarahkan untuk menjadi lebih baik, bahkan di detik-detik penghujung waktu tahun 2016 ini malah bisa berkenalan dan diajak hal yang baik terutama dalam menulis. Semoga di tahun 2017 saya bisa mendapatkan rezeki yang luar biasa dari menulis.

Harapan dan Semangat Tahun 2017

Setelah menikmati sore, kami hanya pulang dan bersantai di rumah. Tidak ada rencana apa pun keculai harus tidur sore, setelah Sholat Isya. Tidak ada kegiatan apa pun, hanya saya dan keluarga ingin menikmati rezeki Alloh di awal tahun 2017 dengan rezeki “Sholat Tahajud”. Karena dengan memulai awal tahun dengan beribadah, saya yakin kehidupan di tahun 2017 akan menjadi lebih baik. Dan Alloh selalu menerima dan mengabulkan doa yang baik.

Gambar dari Instagram: nikahasik

Terinspirasi dari gambar di Instagram, membuat saya diingatkan bahwa mengawali semuanya dengan hal yang baik, terutama di awal tahun 2017 ini.

Harapan di tahun 2017 ini adalah:
  1. Kami sekeluarga selalu diberikan rezeki sehat.
  2. Bisa ber-umrah bersama keluarga di tahun 2017.
  3. Menghasilkan rezeki halal melalui menulis, dan menulis yang baik-baik saja, dan yakin bahwa tulisan yang baik akan menghasilkan sesuatu yang baik juga.
  4. Bisnis keluarga kami menjadi semakin berkembang dan memiliki tempat yang baik sesuai dengan harapan kami. Nah yang jadi pertanyaan, modal dananya dari mana? Ya sih, saya hanya bisa menjawab, minta pada Alloh saja, pasti dikabulkan, sama waktu mulai usaha dulu.

Amiiin, tidak banyak memang namun kami berharap kehidupan kami dan kawan-kawan sekalian menjadi lebih baik. Yuk, nanti sholat tahajud biar selalu disayang sama Alloh, dan jangan lupa jamaah subuhnya dimasjid dan Dhuha juga ya, biar rezekinya mengalir terus.

Semoga...

Tongas, 31 Desember 2016

Post a Comment

0 Comments